Artikel Umum

Intermittent Fasting Adalah: Pengertian, Manfaat dan Metodenya!

intermittent fasting adalah

Intermittent fasting adalah , jual alat fitness – Setiap orang pastinya memiliki bentuk tubuh ideal masing-masing. Untuk mencapai bentuk tubuh ideal pastinya harus melakukan usaha, salah satunya adalah dengan diet. Diet dengan cara membatasi makanan tertentu misalnya seperti karbohidrat tak jarang yang gagal. Hal ini dikarenakan Anda harus menghindari makanan yang disukai. Namun, bagi Anda yang ingin diet dengan metode lain, mungkin Anda perlu mencoba metode yang satu ini yaitu diet puasa (intermittent fasting).

 

Intermittent Fasting Adalah

Diet puasa atau intermittent fasting adalah metode diet untuk mengatur pola makan Anda, dengan cara berpuasa selama beberapa waktu. Tapi di antara waktu puasa tersebut, Anda masih bisa mengonsumsi minuman.

Dibandingkan dengan istilah diet yang umumnya merujuk pada pembatasan atau pengurangan makan, metode intermittent fasting ini cenderung lebih kepada mengatur kebiasaan makan Anda.

Jadi, diet puasa ini tidak mengatur makanan apa yang harus Anda kurangi atau dikonsumsi, tapi kapan Anda makan dan juga kapan Anda harus berhenti makan. Metode intermittent fastibg ini biasanya menganjurkan puasa makan selama 16 jam, tapi waktunya bisa Anda bisa tentukan sendiri.

 

Manfaat Intermittent Fasting

Pada umumnya berpuasa, memiliki peran yang baik dalam kesehatan. Pola makan Anda setiap hari mungkin tidak beraturan karena Anda sering makan di luar waktu makan atau Anda melewatkan waktu makan. Dengan melakukan intermittent fasting, Anda bisa memperbaiki atau membentuk pola makan yang tentunya lebih sehat.

Metode ini bisa melatih ketahanan tubuh supaya tetap bisa menjalankan fungsinya, walaupun tubuh sedang tidak mengonsumsi makanan dalam waktu tertentu.

Intermittent fasting juga bisa membantu tubuh Anda untuk mengendalikan tekanan darah dan juga kolesterol, karena tubuh Anda melakukan pembakaran lemak yang lebih efektif ketika Anda sedang berpuasa, dan juga membuat hormon insulin menjadi sensitif terhadap makanan.

Jadi, dengan begitu tubuh Anda akan terbantu untuk melakukan perbaikan dan peremajaan, sehingga bisa meningkatkan kebugaran tubuh dengan keseluruhan. Diet puasa tentunya turut membuat respons tubuh untuk mencegah atau melawan kerusakan pada organ.

 

 

Baca Juga: Jual Alat Fitness

 

 

Cara Melakukan Intermittent Fasting (IF)

Intermittent fasting sebenarnya mempunyai peraturan yang bervariasi, untuk mengurangi konsumsi makanan. Biasanya, metode IF ini hanya menentukan, kapan saja waktu untuk melakukan puasa makan saja. Jadi, periode tersebut Anda harus mengonsumsi makanan dalam jumlah sedikit atau bahkan tidak makan sama sekali.

Ada berbagai cara untuk melakukan internittent fasting. Di bawah ini adalah beberapa metode yang populer.

  • The 16/8 method: membagi 16 jam waktu puasa dan 8 jam waktu makan. Sebagai contoh,  Anda hanya boleh makan dari jam 1 siang sampai dehgaj jam 9 malam, lalu dilanjutkan berpuasa hingga 16 jam ke depan.
  • Eat-Stop-Eat: Dalam metode ini, mengharuskan Anda tidak mengonsumsi makanan dalam waktu 24 jam, dalam beberapa hari untuk per minggu. Misalnya, Anda berhenti mengonsumsi makanan dari jam makan malam hingga makan malam berikutnya, lalu dilanjutkan dengan setelah satu hari tidak berpuasa. Dengan makan selama 24 jam memang terdengar sulit, tapi Anda dapat memulai metode ini dengan bertahap jadi tidak perlu memulai langsung 24 jam.
  • The 5:2 Diet: Metode berikutnya, dilakukab dengan cara mengurangi jumlah konsumsi makanan sampai 25% dari jumlah normal, jadi sekitar 500 – 600 kalori per hari atau setara dengan satu kali, atau bisa setara sengan satu porsi makan. Metode yang satu ini bisa Anda lakukan dalam dua hari per minggu tapi tidak dilakukan secara berurutan. Jadi Anda masih bisa mengonsumsi makanan dengan normal di lima hari dalam seminggu.

 

Baca Juga: Daftar Menu Diet Sehat dan Murah Yang Bisa Anda Coba!

 

 

Hal yang Harus Anda Perhatikan

Metode yang satu ini bisa membuat Anda jadi kelaparan dan juga merasa stres. Hal ini dikarenakan Anda belum terbiasa dengan pola makan baru. Rasa lapar juga bisa menurunkan performa aktivitas, jika Anda tidak dapat mencukupi kebutuhan nutrisi ketika periode makan.

Terdapat efek samping lainnya seperti adanya sakit kepala dan perubahan jam tidur bisa saja akan terjadi ketika Anda mulai melakukan metode IF ini. Tapi, untuk baiknya, efek ini tentunya sementara sampai tubuh Anda dapat beradaptasi dan juga Anda sudah menemukan metode yang sesuai.

Walaupun metode ini cenderung aman, intermittent fasting tidak diperuntukkan untuk orang-orang yang memiliki kondisi medis tertentu. Maka dari itu, Anda bisa hindari atau konsultasikan dengan dokter Anda, jika mengalami beberapa kondisi di bawah ini.

  • Mempunyai riwayat penyakit diabetes.
  • Terdapat permasalahan pada kadar gula darah.
  • Mempunyai tekanan darah rendah.
  • Sedang menjalani masa pengobatan.
  • Mempunyai indeks massa tubuh di bawah rata-rata atau normal.
  • Mempunyai riwayat gangguan makan.
  • Seorang perempuan yang sedang mencoba untuk hamil.
  • Perempuan yang mengalami pendarahan berlebihan ketika menstruasi.
  • Perempuan yang sedang hamil atau menyusui.

Jadi perlu Andai ingat, makan dengan kecukupan nutrisi dan juga olahraga teratur adalah kunci hidup sehat, sekaligus bisa mempertahan berat badan ideal. Jika Anda melakukan metode diet yang satu ini untuk menurunkan berat badan, efek yang didapatkan tentunya bervariasi dan juga bergantung dengan nutrisi dan aktivitas Anda.

 

Selain menurunkan berat badan, untuk Anda yang ingin membentuk berat badan, selain melakukan diet Anda juga bisa melakukan olahraga. Agar olahraga bisa dilakukan dengan rutin dan juga konsisten, Anda bisa memiliki home gym atau alat gym rumahan. ALVA Home Fitnes jual home gym atau jual alat fitness rumahan yang bisa Anda gunakan dengan mudah. Jadi, Anda bisa jadi sehat hanya di rumah saja.

Leave a Reply

Your email address will not be published.